
Mahasiswa menemukan bahwa sekolah target observasi memiliki program literasi yang terstruktur, tetapi tidak berjalan optimal karena partisipasi dan motivasi siswa yang rendah.

Mahasiswa mengobservasi manajemen sarana dan prasarana: sekolah memiliki laboratorium kimia yang lengkap, tetapi tidak digunakan secara optimal karena guru tidak menerima pelatihan yang memadai.

Mahasiswa mengobservasi supervisi pendidikan: kepala sekolah telah melakukan supervisi, tetapi guru merasa itu hanya formalitas tanpa dampak signifikan pada peningkatan profesionalisme.